JARIJAMBI. COM, MUARO JAMBI — Universitas Jambi (UNJA) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Pemanfaatan Asisten AI Pembelajaran untuk Pengembangan Komik Edukasi sebagai Media Pembelajaran bagi Guru SMA Negeri 8 Muaro Jambi”, Kamis, 6 Agustus 2026. Kegiatan berlangsung di ruang pelatihan SMA Negeri 8 Muaro Jambi.
Pelatihan dimulai pada pukul 09.20 WIB dan berakhir sekitar pukul 12.05 WIB, dengan peserta sekitar 30 orang. Kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan dari Kepala SMA Negeri 8 Muaro Jambi, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi, demonstrasi, dan praktik langsung pembuatan komik edukasi.
Kegiatan pengabdian tersebut dilaksanakan oleh tim dosen Program Studi Administrasi Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi. Tim terdiri atas Ferdiaz Saudagar, S.Pd., M.Pd. sebagai ketua, serta anggota Dr. Robi Hendra, S.Pd., M.Pd., Hansein Arif Wijaya, M.Pd., Dr. Sofyan, S.Pd., M.Pd., dan Dr. Robin Pratama, S.Pd., M.Pd.
Tim tersebut juga melibatkan dua mahasiswa Program Studi Administrasi Pendidikan, yaitu Siti Fatimah dan Devita Deltiara, yang membantu pelaksanaan, pendampingan teknis, serta dokumentasi kegiatan.
Dari unsur dosen tim pengabdian, tiga orang hadir langsung dalam pelaksanaan kegiatan di SMA Negeri 8 Muaro Jambi, yaitu Ferdiaz Saudagar, S.Pd., M.Pd., Hansein Arif Wijaya, M.Pd., dan Dr. Robi Hendra, S.Pd.,M.Pd. Ferdiaz bertindak sebagai pemateri utama, sedangkan Hansein dan Robi mendukung pelaksanaan serta pendampingan peserta selama kegiatan berlangsung.
Dalam pemaparannya, Ferdiaz memperkenalkan FsComicStudio, yaitu Custom GPT yang dikembangkan secara khusus untuk membantu guru mengolah bahan pembelajaran menjadi komik edukasi. Melalui asisten AI tersebut, guru dapat memasukkan bahan atau topik pelajaran, mengembangkan gagasan cerita, menyusun percakapan, memilih bentuk penyajian, dan menghasilkan rancangan komik yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran.
Pemateri terlebih dahulu memperlihatkan langkah-langkah penggunaan FsComicStudio. Setelah mengikuti penjelasan dan demonstrasi, para guru langsung mencoba menggunakannya melalui laptop atau telepon genggam masing-masing.
Sesi praktik menjadi bagian utama kegiatan. Para peserta mencoba mengembangkan komik berdasarkan mata pelajaran dan topik yang mereka ajarkan. Selama praktik berlangsung, peserta berdiskusi dengan tim pengabdian dan mengajukan sejumlah pertanyaan, terutama berkaitan dengan teknis pembuatan serta penyempurnaan komik.
Dari kegiatan tersebut, sekitar 20 komik edukasi berhasil dibuat atau ditampilkan oleh peserta.
Beberapa topik yang dikembangkan antara lain materi mengenai adat dan olahraga. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kegiatan tidak hanya memberikan pengenalan mengenai penggunaan AI, tetapi juga menghasilkan media pembelajaran yang dapat dikembangkan dan digunakan oleh guru.
Salah seorang peserta yang mengampu mata pelajaran Fisika menyampaikan bahwa penggunaan FsComicStudio dapat membantu menyajikan materi yang rumit agar lebih mudah dipahami. Melalui perpaduan cerita, percakapan, dan gambar, komik edukasi dapat menjadi salah satu pilihan untuk menyampaikan materi secara lebih sederhana dan menarik. Ferdiaz menegaskan bahwa penggunaan teknologi AI tetap memerlukan arahan dan kendali guru.
Materi yang dihasilkan melalui FsComicStudio harus diperiksa kembali untuk memastikan kebenaran isi, kesesuaian dengan tujuan pembelajaran, serta
kecocokannya dengan karakteristik dan tingkat pemahaman siswa.
Melalui kegiatan ini, Universitas Jambi mendorong guru agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya secara kreatif dan bertanggung jawab untuk menghasilkan media pembelajaran yang relevan.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk kontribusi UNJA dalam meningkatkan kompetensi digital guru serta memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam mendukung transformasi pembelajaran. (*)









