• Kode Etik
  • Redaksi
  • Pedoman media saber
  • Partner
Jendela Informasi Jambi
Senin, September 14, 2026
ADVERTISEMENT
  • Home
  • Daerah
    • Provinsi jambi
    • Kota Jambi
    • Tanjung Jabung Barat
    • Kerinci
    • Sungai Penuh
    • Muaro Jambi
    • Bangko
    • Merangin
    • Sarolangun
    • Tebo
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Bencana
  • Olahraga
  • Nasional
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Provinsi jambi
    • Kota Jambi
    • Tanjung Jabung Barat
    • Kerinci
    • Sungai Penuh
    • Muaro Jambi
    • Bangko
    • Merangin
    • Sarolangun
    • Tebo
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Bencana
  • Olahraga
  • Nasional
No Result
View All Result
Jendela Informasi Jambi
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Terkini

Enam Anggota DPRD Dapil Kerinci-Sungai Penuh Disarankan Pindah ke Sumbar, Habib: Jangan Lempar Kegagalan ke Daerah

September 14, 2026
in Terkini
0
Enam Anggota DPRD Dapil Kerinci-Sungai Penuh Disarankan Pindah ke Sumbar, Habib: Jangan Lempar Kegagalan ke Daerah
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

JARIJAMBI. COM, JAMBI — Pernyataan Anggota DPRD Provinsi Jambi, Edminuddin, yang meminta Kerinci dan Sungai Penuh dilepaskan dari Provinsi Jambi jika merasa diperlakukan seperti “anak tiri”, justru memantik kritik tajam.

Alih-alih menjadi jalan keluar atas persoalan pemerataan pembangunan dan anggaran, pernyataan tersebut dinilai Habib Hidayat Putra, Presiden Himsak periode 2023–2024, justru memperlihatkan cara berpikir yang keliru dalam melihat fungsi dan tanggung jawab seorang wakil rakyat.

Menurut Habib, ketika seorang anggota DPRD menemukan adanya ketimpangan pembangunan atau ketidakadilan dalam pengalokasian anggaran, yang seharusnya dipertanyakan adalah kebijakan dan proses penganggarannya, bukan keberadaan daerah dalam sebuah provinsi.

“Kalau ada anggaran yang dianggap tidak adil, mengapa solusinya justru Kerinci dan Sungai Penuh diminta keluar dari Jambi? Di situlah menurut saya logikanya terbalik. Fungsi DPRD adalah mengawasi, membahas anggaran, mengevaluasi kebijakan dan memperjuangkan kepentingan masyarakat,” tegas Habib.

Enam Wakil Rakyat, Tapi Persoalan Tak Kunjung Selesai

Habib mempertanyakan keberadaan enam anggota DPRD Provinsi Jambi yang mewakili Dapil Kerinci-Sungai Penuh.

Menurutnya, enam kursi tersebut bukan sekadar representasi politik, tetapi merupakan mandat masyarakat yang semestinya digunakan untuk memperjuangkan kepentingan daerah.

“Enam anggota DPRD itu dipilih masyarakat bukan untuk sekadar mengeluh bahwa daerahnya dianaktirikan. Mereka dipilih untuk memperjuangkan daerah. Kalau ada ketimpangan, gunakan kewenangan yang dimiliki,” katanya.

Ia bahkan melontarkan sindiran keras.

“Kalau memang merasa tidak mampu memperjuangkan Kerinci dan Sungai Penuh di Provinsi Jambi, ya lebih baik enam anggota DPRD dari dapil Kerinci-Sungai Penuh saja yang pindah ke Sumbar. Jangan masyarakat yang diajak pindah ketika mereka sendiri tidak mampu menunjukkan hasil perjuangannya,” ujar Habib.

Menurutnya, membawa-bawa wacana perpindahan wilayah ketika persoalan anggaran muncul justru berpotensi mengaburkan pertanyaan yang lebih mendasar: sejauh mana wakil rakyat telah menjalankan fungsi yang diberikan kepadanya?

Jangan Jadikan Masyarakat Kambing Hitam

Habib menilai persoalan ketimpangan pembangunan tidak semestinya dibebankan kepada status wilayah.

Jika terdapat program yang dianggap tidak adil, menurut dia, DPRD memiliki ruang untuk melakukan koreksi melalui proses politik dan pemerintahan.

“Kalau programnya tidak adil, koreksi programnya. Kalau anggarannya timpang, perjuangkan perubahan anggarannya. Kalau ada OPD yang dianggap tidak transparan, panggil dan awasi. Jangan ketika persoalan muncul, kemudian daerah yang disuruh keluar dari provinsi,” katanya.

Ia menyebut pola pikir semacam itu sebagai bentuk membalik persoalan.

“Jangan sampai masyarakat dibuat seolah-olah harus menanggung konsekuensi dari sesuatu yang sebenarnya bisa diperjuangkan melalui kewenangan DPRD,” sambungnya.

Soroti Pemerataan Pembangunan Era Al Haris

Habib juga menyoroti pemerataan pembangunan di Kerinci dan Sungai Penuh selama kepemimpinan Gubernur Jambi Al Haris.

Menurutnya, jika memang terdapat persoalan pemerataan pembangunan, maka enam anggota DPRD dari Dapil Kerinci-Sungai Penuh semestinya menjadi kelompok yang paling aktif memperjuangkan kepentingan daerahnya.

“Kalau sejak kepemimpinan Al Haris masih ada persoalan pembangunan yang dirasakan belum merata sampai Kerinci dan Sungai Penuh, justru itu seharusnya menjadi panggung bagi enam anggota DPRD untuk menunjukkan taringnya,” tegas Habib.

Ia menilai masyarakat membutuhkan bukti perjuangan politik, bukan sekadar pernyataan keras setelah persoalan muncul ke permukaan.

“Jangan sampai masyarakat hanya mendengar bahwa daerahnya dianaktirikan, tetapi tidak melihat perjuangan konkret dari wakil rakyatnya untuk mengubah keadaan,” katanya.

“Saat KUA-PPAS Dibahas, Mereka Ada di Mana?”

Pertanyaan paling tajam kemudian diarahkan Habib kepada proses pembahasan anggaran.

“Ketika KUA-PPAS dibahas, mereka ada di mana? Ketika RAPBD dibahas, apa yang diperjuangkan? Ketika program OPD disusun, apa yang diawasi? Ketika anggaran ditetapkan, apa saja yang dikawal untuk Kerinci dan Sungai Penuh?” ujarnya.

Menurut Habib, pertanyaan tersebut penting dijawab karena DPRD mempunyai fungsi penganggaran dan pengawasan.

“Kalau setelah anggaran berjalan baru mengatakan tidak adil, masyarakat juga berhak bertanya. Selama proses pembahasan itu apa yang dilakukan? Karena wakil rakyat bukan hanya bertugas bicara ketika persoalan sudah menjadi konsumsi publik,” katanya.

DPRD Jangan Tumpul di Hadapan Kekuasaan

Habib menegaskan, kritik terhadap DPRD bukan berarti menolak aspirasi mengenai ketimpangan pembangunan. Sebaliknya, ia mengatakan persoalan pemerataan justru harus diperjuangkan secara serius.

Namun, ia mempertanyakan jika kritik tersebut berhenti pada wacana pemisahan wilayah.

“DPRD jangan sampai tumpul ketika berhadapan dengan kekuasaan. Kalau ada kebijakan pemerintah yang tidak berpihak kepada masyarakat, ya kritik. Kalau anggaran tidak sesuai kebutuhan daerah, perjuangkan. Kalau pembangunan tidak merata, gunakan fungsi pengawasan,” katanya.

Ia menilai enam anggota DPRD dari Dapil Kerinci-Sungai Penuh memiliki legitimasi politik yang cukup untuk menyuarakan kepentingan masyarakat di tingkat provinsi.

Karena itu, menurut Habib, kegagalan memperjuangkan kepentingan daerah tidak seharusnya kemudian dialihkan menjadi persoalan apakah Kerinci dan Sungai Penuh berada di Jambi atau Sumatera Barat.

“Jangan seperti anak kecil yang merajuk karena tidak mendapatkan apa yang diinginkan. Kalau ada persoalan, hadapi dan perjuangkan. Kalau pemerintah salah, koreksi. Kalau anggaran tidak adil, lawan melalui mekanisme yang tersedia,” tegasnya.

Pertarungan Bukan Soal Jambi atau Sumbar

Habib menutup kritiknya dengan mengatakan bahwa perdebatan mengenai Jambi atau Sumatera Barat bukanlah inti persoalan.

Menurutnya, yang jauh lebih penting adalah memastikan wakil rakyat mampu menggunakan mandat dan kewenangan yang diberikan masyarakat.

“Pada akhirnya, persoalannya bukan Kerinci-Sungai Penuh harus di Jambi atau Sumbar. Persoalannya adalah apakah enam anggota DPRD yang dipilih dari dapil tersebut mampu menjalankan mandat masyarakat atau tidak,” pungkas Habib.

Bagi Habib, ketika ketimpangan pembangunan dijadikan alasan untuk mempertanyakan keberadaan suatu daerah dalam provinsi, publik justru patut mengajukan pertanyaan yang lebih sederhana namun mendasar: jika wakil rakyat memiliki kewenangan untuk memperjuangkan perubahan, mengapa yang ditawarkan justru jalan keluar berupa meninggalkan provinsi?

ADVERTISEMENT
Previous Post

PHR Zona 1 Gandeng Ade Rai Bangun Budaya Hidup Sehat Pekerja

Related Posts

Ketua PJS Jambi Wahyu Jati Lulus UKW Madya
Terkini

Ketua PJS Jambi Wahyu Jati Lulus UKW Madya

September 12, 2026
Dari 1.548 Titik, Koperasi Merah Putih Jambi Dihadapkan pada Tantangan Tata Kelola
Terkini

Dari 1.548 Titik, Koperasi Merah Putih Jambi Dihadapkan pada Tantangan Tata Kelola

September 5, 2026
Partisipasi Lentera Travel and Tour di Acara Festival Batanghari 2026
Terkini

Partisipasi Lentera Travel and Tour di Acara Festival Batanghari 2026

Agustus 25, 2026
Gelar Rakernas PJS 2026 di Batam, Seluruh Pengurus Serukan Konsolidasi
Terkini

Gelar Rakernas PJS 2026 di Batam, Seluruh Pengurus Serukan Konsolidasi

Agustus 21, 2026
Mantan Aktivis Muncul di Pilkades Tambak Ratu, Bawa Agenda Transparansi Dana Desa
Terkini

Mantan Aktivis Muncul di Pilkades Tambak Ratu, Bawa Agenda Transparansi Dana Desa

Agustus 11, 2026
UNJA Dampingi Guru SMA Negeri 8 Muaro Jambi Kembangkan Komik Edukasi melalui FsComicStudio
Terkini

UNJA Dampingi Guru SMA Negeri 8 Muaro Jambi Kembangkan Komik Edukasi melalui FsComicStudio

Agustus 6, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jendela Informasi Jambi

Berita Populer

  • Semarak HUT ke-81 RI: Pawai Budaya dan Pembangunan di Tanjab Barat Berlangsung Meriah!

    Semarak HUT ke-81 RI: Pawai Budaya dan Pembangunan di Tanjab Barat Berlangsung Meriah!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hadir di Tengah Masyarakat, PDAM Tirta Pengabuan Berikan Bantuan Air Bersih Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengeroyokan Wartawan di Tanjabbar, Kuasa Hukum Minta Dinas PMD Periksa Kades dan Perangkat Desa Terkait Penyalahgunaan Jabatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kerinci, Wajah Wisata Budaya Jambi dari Tanah Hulu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pawai Budaya Semarakkan HUT ke-81 RI dan Hari Jadi ke-61 Tanjab Barat Berlangsung Meriah dan Penuh Warna!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Browse by Category

  • Bangko
  • Batanghari
  • Bencana
  • Berita
  • Berita biasa
  • Bungo
  • Daerah
  • DPRD
  • DPRD Sungai Penuh
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Jambi
  • Jarijambi
  • Kejadian
  • Kepolisian Indonesia
  • Kerinci
  • Kerinci – Sungai Penuh
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kota Jambi
  • Kriminal
  • Merangin
  • Muaro Jambi
  • Muaro Jambi
  • Nasional
  • olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pariwisata
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Provinsi jambi
  • Sarolangun
  • Sungai Penuh
  • Tanjab Barat
  • Tanjung Jabung Barat
  • Tanjung Jabung Timur
  • Tebo
  • Terkini
  • Uncategorized

Follow Us

Recent News

Enam Anggota DPRD Dapil Kerinci-Sungai Penuh Disarankan Pindah ke Sumbar, Habib: Jangan Lempar Kegagalan ke Daerah

Enam Anggota DPRD Dapil Kerinci-Sungai Penuh Disarankan Pindah ke Sumbar, Habib: Jangan Lempar Kegagalan ke Daerah

September 14, 2026
PHR Zona 1 Gandeng Ade Rai Bangun Budaya Hidup Sehat Pekerja

PHR Zona 1 Gandeng Ade Rai Bangun Budaya Hidup Sehat Pekerja

September 12, 2026
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Pedoman media saber
  • Partner

© 2021 jarijambi - depeloved by Ayoweb.

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Provinsi jambi
    • Kota Jambi
    • Tanjung Jabung Barat
    • Kerinci
    • Sungai Penuh
    • Muaro Jambi
    • Bangko
    • Merangin
    • Sarolangun
    • Tebo
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Bencana
  • Olahraga
  • Nasional

© 2021 jarijambi - depeloved by Ayoweb.