• Kode Etik
  • Redaksi
  • Pedoman media saber
  • Partner
Jendela Informasi Jambi
Rabu, Agustus 26, 2026
ADVERTISEMENT
  • Home
  • Daerah
    • Provinsi jambi
    • Kota Jambi
    • Tanjung Jabung Barat
    • Kerinci
    • Sungai Penuh
    • Muaro Jambi
    • Bangko
    • Merangin
    • Sarolangun
    • Tebo
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Bencana
  • Olahraga
  • Nasional
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Provinsi jambi
    • Kota Jambi
    • Tanjung Jabung Barat
    • Kerinci
    • Sungai Penuh
    • Muaro Jambi
    • Bangko
    • Merangin
    • Sarolangun
    • Tebo
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Bencana
  • Olahraga
  • Nasional
No Result
View All Result
Jendela Informasi Jambi
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita Opini

Jika Marcus Aurellius adalah tetangga Anda. Apa yang anda lakukan?

Juli 13, 2025
in Opini
0
Jika Marcus Aurellius adalah tetangga Anda. Apa yang anda lakukan?
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Jika Marcus Aurellius adalah tetangga Anda. Apa yang anda lakukan?

Oleh: Ihsanuddin Izzu (Ketua Umum BPL HMI Cabang Jambi periode 2024 — 2025)

JARIJAMBI.COM — Marcus Aurellius merupakan tokoh utama dari mazhab filsafat stoikisme/stoa. Ia menjabat sebagai kaisar Romawi dalam rentang waktu 161 – 180 Masehi. Ia terkenal sebagai raja sekaligus filosof yang tenang lagi bijaksana. Lalu juga, ia terkenal selalu menghindari langkah-langkah yang gegabah. Gerakannya selalu terukur dengan keadaan yang ia dan pasukannya hadapi.

Semasa ia menjadi raja, para pasukan akan selalu diingatkan olehnya untuk senantiasa tenang di setiap waktu dan setiap kondisi. Karena bagi Marcus Aurellius, ketenangan adalah cahaya di antara gelap gulita. Tanpa cahaya ketenangan, maka tidak ada yang namanya kemenangan. Hakekat hidup adalah menjalankannya dengan tenang. Begitulah kira-kira yang dikatakan oleh Marcus Aurellius.

Dalam beberapa referensi yang memfokuskan pembahasan tentangnya. Ia seringkali dikesankan sangat berhati-hati dan tidak gegabah. Pernah dalam suatu ketika ia merasa jenuh dengan peperangan yang dilandaskan kepada orientasi kekuasaan, ia lebih memilih untuk memandang perang tersebut sebagai akar mencapai ketenangan. Marcus Aurellius selalu objektif dengan tidak memandang permasalahan sebagai titik penyengsaraan saja, tapi juga titik perbaikan dan harapan. Maka dari itu ia lebih sering mengutamakan rasionalitas ketimbang emosi. Sederhananya, Marcus Aurellius menggaungkan bahwa moralitas di atas segala-galanya.

Sekarang, bayangkan jika Marcus Aurellius hidup di Indonesia dan menjadi tetangga anda. Apa yang akan anda lakukan? Apa yang anda sorot pertama kali?

Saya pikir, anda akan menjilatnya. Hal yang dilakukan orang biasa pada umumnya terhadap para pejabat, konglomerat, petinggi aparat dan tentu saja pemimpin birokrat.

Tapi, bukan itu poin pentingnya. Poin pentingnya adalah, kira-kira bagaimana respon Marcus?

Sudah hal umum kita kenali bahwa ketika pujian dilantunkan kepada seorang petinggi kerajaan, negeri dan sejenisnya pasti direspon dengan hal yang normatif dan elegan. Tentu saja termasuklah dengan Marcus. Tapi bedanya, anda akan diuji secara psikis dan kognitis. Apakah pujian yang anda sampaikan itu epistemik atau kah hanya retoris belaka. Ia akan menilai itu untuk menentukan kualitas respon yang normatif dan elegan itu.

Saya sangat menyadari bahwa pernyataan ini terkesan sok tahu dan sok mengerti. Kenapa berani saya lontarkan? Setiap diri kita bisa menilai dan mengkategorikan orang, walau diri kita mungkin tidak sehebat mereka. Di tiap-tiap diri kita pasti memiliki potensi itu dan terkadang kita terlalu tabu atau bisa juga minder untuk mengakuinya. Padahal, itu hal umum sekali. Dalam persoalan ini, yang penulis baca adalah tipe kepribadian dan kepemimpinannya. Sehingga sampailah anekdot ini sebagaimana di atas.

Jadi, bagaimana kalau Marcus Aurellius benar-benar jadi tetangga anda?

ADVERTISEMENT
Previous Post

HMI Sebagai Penggerak Ekonomi Kreatif Berbasis Digital untuk Generasi Emas

Next Post

IAI An-Nadwah Kuala Tungkal Laksanakan Asesmen Lapangan Pembukaan Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Related Posts

Emas Dikeruk, Batubara Diangkut, Hutan Dibungkam, Sungai Dikorbankan, Siapa Yang Berdiri di Baliknya?
Opini

Emas Dikeruk, Batubara Diangkut, Hutan Dibungkam, Sungai Dikorbankan, Siapa Yang Berdiri di Baliknya?

Agustus 24, 2026
Merdeka: Ketika Kebebasan Masih Menjadi Pertanyaan
Opini

Merdeka: Ketika Kebebasan Masih Menjadi Pertanyaan

Agustus 17, 2026
DPC PERMAHI Jambi Ajak Masyarakat Menjernihkan Ruang Publik dari Polusi Disinformasi
Opini

DPC PERMAHI Jambi Ajak Masyarakat Menjernihkan Ruang Publik dari Polusi Disinformasi

Agustus 5, 2026
Lebih dari 30 Hari, Demokrasi Mahasiswa UNJA Menanti Kepastian
Opini

Lebih dari 30 Hari, Demokrasi Mahasiswa UNJA Menanti Kepastian

Agustus 5, 2026
Ketika Semangat Hidup Mati Perlahan
Opini

Ketika Semangat Hidup Mati Perlahan

Mei 21, 2026
Kerakusan Manusia atau Peringatan Tuhan: Banjir Jambi, Krisis Demokrasi, dan Hilangnya Kesadaran Spiritual
Opini

Kerakusan Manusia atau Peringatan Tuhan: Banjir Jambi, Krisis Demokrasi, dan Hilangnya Kesadaran Spiritual

Mei 14, 2026
Next Post
IAI An-Nadwah Kuala Tungkal Laksanakan Asesmen Lapangan Pembukaan Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

IAI An-Nadwah Kuala Tungkal Laksanakan Asesmen Lapangan Pembukaan Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

  • Semarak HUT ke-81 RI: Pawai Budaya dan Pembangunan di Tanjab Barat Berlangsung Meriah!

    Semarak HUT ke-81 RI: Pawai Budaya dan Pembangunan di Tanjab Barat Berlangsung Meriah!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hadir di Tengah Masyarakat, PDAM Tirta Pengabuan Berikan Bantuan Air Bersih Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tegas, Menbud Fadli Zon Usulkan Tutup Saja Stockpilenya !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kerinci, Wajah Wisata Budaya Jambi dari Tanah Hulu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pawai Budaya Semarakkan HUT ke-81 RI dan Hari Jadi ke-61 Tanjab Barat Berlangsung Meriah dan Penuh Warna!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jendela Informasi Jambi

Follow Us

Browse by Category

  • Bangko
  • Batanghari
  • Bencana
  • Berita
  • Berita biasa
  • Bungo
  • Daerah
  • DPRD
  • DPRD Sungai Penuh
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Jambi
  • Jarijambi
  • Kejadian
  • Kepolisian Indonesia
  • Kerinci
  • Kerinci – Sungai Penuh
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kota Jambi
  • Kriminal
  • Merangin
  • Muaro Jambi
  • Muaro Jambi
  • Nasional
  • olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pariwisata
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Provinsi jambi
  • Sarolangun
  • Sungai Penuh
  • Tanjab Barat
  • Tanjung Jabung Barat
  • Tanjung Jabung Timur
  • Tebo
  • Terkini
  • Uncategorized

Recent News

Partisipasi Lentera Travel and Tour di Acara Festival Batanghari 2026

Partisipasi Lentera Travel and Tour di Acara Festival Batanghari 2026

Agustus 25, 2026
Pemdes Teluk Ketapang Diduga Ubah Volume Pekerjaan Jalan RT 02, Baru Lima Bulan Sudah Retak

Pemdes Teluk Ketapang Diduga Ubah Volume Pekerjaan Jalan RT 02, Baru Lima Bulan Sudah Retak

Agustus 24, 2026
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Pedoman media saber
  • Partner

© 2021 jarijambi - depeloved by Ayoweb.

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Provinsi jambi
    • Kota Jambi
    • Tanjung Jabung Barat
    • Kerinci
    • Sungai Penuh
    • Muaro Jambi
    • Bangko
    • Merangin
    • Sarolangun
    • Tebo
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Bencana
  • Olahraga
  • Nasional

© 2021 jarijambi - depeloved by Ayoweb.