JARIJAMBI.COM, TANJAB BARAT — Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga H. Angsori, S.Ag.,MH. dan Tim Kesenian bidang kebudayaan sanggar pinang merah mengadakan rapat persiapan keberangkatan untuk mengikuti event “Panggung Bersama” di Taman Budaya Jambi. Kamis (23/07/2026).
Setelah urusan kebudayaan Tanjab barat resmi bergabung dengan Disparbudpora di awal tahun 2026 yang sebelumnya berada di naungan Dinas Pendidikan, Bidang Kebudayaan Disparbudpora menggelar rapat untuk melaksanakan kegiatan perdananya dalam undangan event pengenalan budaya daerah Provinsi Jambi.
Rapat yang dipimpin langsung oleh Kepala Disparbudpora dan Kabid Plt. Bidang Kebudayaan yang di hadiri oleh Ketua sanggar dan tim kesenian tersebut menyusun agenda keberangkatan serta kesiapan karya yang akan di tampilkan.
Melalui rapat tersebut, Kepala Disparbudpora, Angsori berharap Tim Kesenian Tanjab Barat harus bisa mempersembahkan penampilan terbaik untuk kebudayaan daerah dan menjaga nama baik Tanjab Barat di wajah provinsi jambi.
“Harapan saya semoga kita bisa menampilkan persembahan karya terbaik untuk tanjab barat di wajah provinsi jambi dan menjaga nama baik tanjab barat, apalagi kita ini dikenal dengan kota religi, tentunya dimanapun kita berada harus tetap mengedepankan prilaku baik kita. “ujarnya.
Pelaksana Tugas (Plt.) Bidang Kebudayaan Disparbudpora Suherman, juga menyampaikan tentang agenda keberangkatan Tim Kesenian yang bertepatan pada hari Senin, 3 Agustus sampai dengan 5 Agustus 2026.
“Kita akan berangkat pada hari senin tanggal 3 Agustus sampai 5 Agustus 2026, saya harap kita bisa mempersiapkan karya ini dengan optimal sebelum hari keberangkatan untuk hasil yang maksimal pada hari penampilan, “imbuhnya.
Ketua Sanggar Pinang Merah Ucok Fendi, memaparkan karya Tim Kesenian Tanjab Barat akan membawakan karya seni tari dan musik dengan judul karya “Makan Behidang” atau biasa disebut (Makan Berhidang) diadopsi dari tradisi masyarakat di kota Kuala Tungkal yang memiliki makna simbol kesetaraan, keakraban dan kebersamaan yang di satukan dalam hidangan makanan.
“Dalam kesempatan ini kita akan membawakan tradisi makan behidang, yang di presentasikan melalui Tari dan Musik. seperti yang kita ketahui makan behidang ini tradisi kental masyarakat Kuala Tungkal saat ada acara syukuran ataupun kenduri besar.” Ungkapnya.
Event yang diadakan dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi melalui UPTD Taman Budaya Jambi akan digelar dari tanggal 31 Juli hingga 4 Agustus mengusung tema “Merawat Tradisi, Menghidupkan Kreativitas” di panggung terbuka Rang Kayo Hitam Taman Budaya Jambi, dengan melibatkan seluruh kabupaten/kota di Provinsi Jambi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan menjadi proses apresiasi, revitalisasi, dan transformasi Warisan Budaya Takbenda menjadi karya seni yang hidup dan relevan untuk masa depan, sekaligus memperkuat identitas budaya daerah serta mempererat jejaring seni budaya antar kabupaten/kota di Provinsi Jambi. (*)









