JARIJAMBI.COM, TANJAB BARAT – Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah kondisi udara yang terdampak kabut asap ditunjukkan Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., dengan turun langsung membagikan masker kepada masyarakat yang melintas di halaman Rumah Dinas Bupati, Senin siang (24/08).
Pembagian masker tersebut menjadi salah satu langkah Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam mengantisipasi dampak kabut asap akibat kebakaran lahan yang mulai memengaruhi kualitas udara di sejumlah wilayah.
Bupati secara langsung membagikan masker kepada masyarakat, mulai dari pejalan kaki, pengendara sepeda motor hingga pengendara mobil. Masker juga diberikan kepada berbagai kelompok masyarakat, di antaranya anak-anak, pedagang, ASN, pekerja swasta dan masyarakat umum.
Bupati Anwar Sadat mengatakan, pembagian masker merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap kesehatan masyarakat, khususnya saat kualitas udara mengalami penurunan.
“Kita ingin memastikan masyarakat tetap terlindungi di tengah kondisi udara yang kurang baik. Masker ini memang sederhana, tetapi mudah-mudahan dapat membantu mengurangi risiko masyarakat menghirup udara yang tercemar asap. Yang paling penting, masyarakat juga kita imbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara semakin memburuk,” ujar Bupati.
Berdasarkan rekap hasil pengukuran kualitas udara oleh Puskesmas se-Kabupaten Tanjung Jabung Barat pada Senin (24/8), menggunakan alat ukur Staplex Type TFAGF 41 dan Sankit Mini Particle Counter, kondisi kualitas udara menunjukkan tingkat yang berbeda di sejumlah wilayah.
Di wilayah kerja Puskesmas Kuala Tungkal I, Kuala Tungkal II, Sekarejo dan Bukit Indah, hasil pengukuran berada pada kisaran 51–100 atau kategori sedang.
Sementara itu, kategori tidak sehat dengan nilai 101–167 terukur di wilayah kerja Puskesmas Pelabuhan Dagang dan Rantau Badak.
Kondisi sangat tidak sehat dengan nilai berkisar 201–301 tercatat di wilayah kerja Puskesmas Sungai Saren dan Senyerang.
Sedangkan kategori berbahaya, dengan hasil pengukuran mencapai 350–1.095, ditemukan di wilayah kerja Puskesmas Tungkal V, Parit Deli, Purwodadi, Pijoan Baru dan Suban.
Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melalui Dinas Kesehatan menyiapkan sebanyak 2.000 masker untuk dibagikan secara langsung kepada masyarakat di sembilan titik di Kecamatan Tungkal Ilir.
Kesembilan titik tersebut meliputi halaman Rumah Dinas Bupati, halaman Kantor Bupati yang dikoordinasikan oleh Sekretaris Dinas Kesehatan, Simpang Wisno, Simpang PKK, WFC, Ancol, Simpang RSUD, Parit 1 dan Simpang Lampu Patunas.
Selain pembagian masker di sejumlah titik, upaya perlindungan masyarakat juga dilakukan melalui 16 Puskesmas yang tersebar di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Dinas Kesehatan juga menurunkan mobil promosi kesehatan (Promkes) untuk melakukan sosialisasi secara berkeliling kepada masyarakat. Edukasi tersebut dilakukan guna meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan serta mengurangi paparan asap ketika kualitas udara memburuk.
Bupati Anwar Sadat turut mengimbau masyarakat agar tidak mengabaikan kondisi kualitas udara dan lebih memperhatikan kesehatan, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia serta masyarakat yang memiliki aktivitas tinggi di luar ruangan.
“Mari kita sama-sama menjaga kesehatan. Jika tidak ada keperluan yang mendesak, sebaiknya kurangi aktivitas di luar rumah ketika kondisi udara kurang baik. Gunakan masker saat harus beraktivitas di luar dan segera periksa ke fasilitas kesehatan apabila mengalami keluhan seperti batuk, sesak atau gangguan pernapasan lainnya,” pesan Bupati.
Langkah tersebut diharapkan dapat membantu melindungi masyarakat dari dampak kabut asap sekaligus meningkatkan kewaspadaan bersama terhadap kondisi kualitas udara. Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat juga terus melakukan pemantauan kualitas udara di berbagai wilayah.
Turut mendampingi Bupati, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjung Jabung Barat Sahala Simatupang, SKM., M.PH., beserta jajaran. (*)










