JARIJAMBI. COM, TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menghadiri Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat dengan agenda Penyampaian Nota Pengantar Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2027, Senin (20/07), di Ruang Rapat Utama DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Rapat paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Tanjung Jabung Barat, Hamdani, S.E., didampingi unsur pimpinan DPRD. Turut hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, Staf Ahli Bupati, para Asisten Setda, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Bagian di lingkungan Sekretariat Daerah, perwakilan instansi vertikal, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menegaskan pentingnya sinergi yang erat antara Pemerintah Daerah dan DPRD dalam pembahasan Rancangan KUA dan PPAS APBD Tahun Anggaran 2027. Menurutnya, dokumen KUA-PPAS merupakan landasan strategis dalam penyusunan APBD yang akan menjadi pedoman pelaksanaan pembangunan daerah pada tahun mendatang.
Di hadapan peserta rapat paripurna, Bupati menyampaikan bahwa pembahasan KUA-PPAS harus dilakukan secara cermat, objektif, dan penuh tanggung jawab di tengah dinamika perekonomian nasional serta tantangan fiskal yang dihadapi pemerintah daerah.
“Kami berharap proses pembahasan berjalan secara konstruktif dengan mengedepankan sinergi antara Pemerintah Daerah dan DPRD. Kolaborasi ini menjadi kunci dalam menghasilkan APBD yang berkualitas, adaptif terhadap berbagai tantangan, serta mampu mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan,” ujar Bupati.
Bupati juga menjelaskan bahwa penyusunan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027 berpedoman pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah. Dalam dokumen tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat menetapkan lima prioritas pembangunan daerah tahun 2027, yaitu:
Tata kelola pemerintahan yang berintegritas dan adaptif.
Produktivitas ekonomi berbasis sumber daya alam dan hilirisasi UMKM.
Peningkatan serta pemerataan pembangunan infrastruktur daerah.
Peningkatan dan pemerataan kualitas sumber daya manusia serta perlindungan sosial.
Peningkatan ketenteraman, ketertiban umum, dan iklim investasi.
Menutup pidatonya, Bupati Anwar Sadat menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat untuk terus mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas dalam pengelolaan keuangan daerah. Ia optimistis, meskipun dihadapkan pada keterbatasan fiskal, semangat untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan akan tetap menjadi prioritas utama.
Rapat paripurna ini menjadi langkah awal dalam proses pembahasan APBD Tahun Anggaran 2027 sekaligus memperkuat sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam mewujudkan pengelolaan anggaran yang transparan, akuntabel, berpihak kepada kepentingan masyarakat, serta mendukung terwujudnya Tanjung Jabung Barat BERKAH MADANI yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing. (*)










