• Kode Etik
  • Redaksi
  • Pedoman media saber
  • Partner
Jendela Informasi Jambi
Senin, September 21, 2026
ADVERTISEMENT
  • Home
  • Daerah
    • Provinsi jambi
    • Kota Jambi
    • Tanjung Jabung Barat
    • Kerinci
    • Sungai Penuh
    • Muaro Jambi
    • Bangko
    • Merangin
    • Sarolangun
    • Tebo
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Bencana
  • Olahraga
  • Nasional
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Provinsi jambi
    • Kota Jambi
    • Tanjung Jabung Barat
    • Kerinci
    • Sungai Penuh
    • Muaro Jambi
    • Bangko
    • Merangin
    • Sarolangun
    • Tebo
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Bencana
  • Olahraga
  • Nasional
No Result
View All Result
Jendela Informasi Jambi
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita Opini

Makanan Halal Jadi Perdebatan Di Kalangan Masyarakat Terutama UMKM Di Indonesia

Desember 16, 2022
in Opini
0
Makanan Halal Jadi Perdebatan Di Kalangan Masyarakat Terutama UMKM Di Indonesia
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Makanan Berlebel Halal Jadi Perdebatan Di Kalangan Masyarakat, Terutama UMKM Di Indonesia 

Oleh: M. Abasri (Mahasiswa Jurusan Ekonomi Islam Universitas Jambi)

JARIJAMBI.COM – Industri halal menjadi trend di berbagai negara beberapa tahun terakhir ini, termasuk Indonesia terutama pada sektor industri makanan halal.

Di masyarakat masih banyak beredar makanan ringan yang tidak berlabel halal, masyarakat masih saja banyak yang mengkonsumsi produk makanan yang tidak berlabel halal karena diketahui harga yang sangat terjangkau.

Hal ini dikarenakan masyarakat kurang paham terhadap prosedur dalam mendaftarkan makanan hasil produksi ke MUI dan juga masih kurang peduli masyarakat akan adanya label halal yang tertera pada kemasan produk makanan ringan.

Karena hal itu, Indonesia berusaha melakukan pengembangan industri minuman dan makanan halal di dalam negeri guna mendukung perkembangan bisnis halal, sehingga dikeluarkan UU No.33/2014 perihal jaminan produk halal.

Indonesia merupakan salah satu negara yang penduduknya mayoritas muslim, dan wajar jika negara Indonesia sangat melindungi penduduknya dalam mengonsumsi makanan, obat-obatan, dan kosmetika yang berasal dari janis dan yang mengandung zat tidak halal. Secara faktual, perlindungan terhadap konsumen telah di atur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Pasal 9 yang berbunyi, bahwa konsumen berhak atas kenyamanan, keamanan dan keselamatan dalam mengonsumsi barang dan jasa, serta berhak atas informasi yang benar, jelas dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang atau jasa.

Artinya, kehalalan dalam suatu produk makanan, produsen berkewajiban untuk menjamin kehalalan produknya. Bahkan di dalam pasal 8, antara lain mengatur larangan terhadap pelaku usaha atau produsen agar tidak memproduksi dan/atau memperdagangkan barang dan atau/jasa yang tidak sesuai dengan yang dinyatakan dalam label, etiket keterangan iklan atau promosi penjualan barang dan atau/ jasa tersebut.

Juga tidak boleh melanggar ketentuan berproduksi secara halal, sebagaimana pernyataan “halal” yang tercantum dalam label. Begitupun konsumen harus teliti dan selalu memperhatikan sebelum membeli dan mengkonsumsi suatu produk, apakah produk yang akan dikonsumsi itu baik atau tidak.

Halal yang dimaksud di sini ialah halal bendanya dan halal cara dalam memperolehnya. Sedangkan maksud dari baik di sini adalah dari segi kemanfaatannya, yaitu yang mengandung manfaat dan maslahat untuk tubuh, mengandung gizi, vitamin, protein, dan sebagainya.

Makanan yang tidak baik dikonsumsi yaitu makanan yang tidak mengandung gizi, dan jika dikonsumsi dapat merusak kesehatan.

Maka dari itu pemerintah mewajibkan masyarakat Indonesia untuk menggunakan label halal di produk yang di perjualbelikan, di UU No 33/2024 semua UMKM wajib menggunakan sertifikasi halal apabila tidak di terapkan sertifikasi halal pada produknya maka akan di kenakan denda terutama di provinsi jambi.

ADVERTISEMENT
Previous Post

Politik Hukum Undang – Undang RI Nomor 3 Tahun 2022 Tentang Ibu Kota Negara

Next Post

Dialog dengan Dubes Singapura, Edi Purwanto: Korporasi Harus Sejahterakan Rakyat

Related Posts

HMI: Ketika Kuliah Bukan Hanya Tentang Gelar
Opini

HMI: Ketika Kuliah Bukan Hanya Tentang Gelar

September 17, 2026
Derry Anandia, ‘Otak’ Penggerak Pejuang Lawan Zona Merah Jambi
Opini

Derry Anandia, ‘Otak’ Penggerak Pejuang Lawan Zona Merah Jambi

September 17, 2026
Emas Dikeruk, Batubara Diangkut, Hutan Dibungkam, Sungai Dikorbankan, Siapa Yang Berdiri di Baliknya?
Opini

Emas Dikeruk, Batubara Diangkut, Hutan Dibungkam, Sungai Dikorbankan, Siapa Yang Berdiri di Baliknya?

Agustus 24, 2026
Merdeka: Ketika Kebebasan Masih Menjadi Pertanyaan
Opini

Merdeka: Ketika Kebebasan Masih Menjadi Pertanyaan

Agustus 17, 2026
DPC PERMAHI Jambi Ajak Masyarakat Menjernihkan Ruang Publik dari Polusi Disinformasi
Opini

DPC PERMAHI Jambi Ajak Masyarakat Menjernihkan Ruang Publik dari Polusi Disinformasi

Agustus 5, 2026
Lebih dari 30 Hari, Demokrasi Mahasiswa UNJA Menanti Kepastian
Opini

Lebih dari 30 Hari, Demokrasi Mahasiswa UNJA Menanti Kepastian

Agustus 5, 2026
Next Post
Dialog dengan Dubes Singapura, Edi Purwanto: Korporasi Harus Sejahterakan Rakyat

Dialog dengan Dubes Singapura, Edi Purwanto: Korporasi Harus Sejahterakan Rakyat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jendela Informasi Jambi

Berita Populer

  • Pengeroyokan Wartawan di Tanjabbar, Kuasa Hukum Minta Dinas PMD Periksa Kades dan Perangkat Desa Terkait Penyalahgunaan Jabatan

    Pengeroyokan Wartawan di Tanjabbar, Kuasa Hukum Minta Dinas PMD Periksa Kades dan Perangkat Desa Terkait Penyalahgunaan Jabatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Meriahkan HUT RI ke-81 dan Hari Jadi Tanjab Barat ke-61, Presisi Merdeka Balap Pompong Sukses Digelar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Emas Dikeruk, Batubara Diangkut, Hutan Dibungkam, Sungai Dikorbankan, Siapa Yang Berdiri di Baliknya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek Peningkatan Jalan Aspal di Desa Teluk Ketapang Disorot, Baru Lima Bulan Sudah Mengalami Keretakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Browse by Category

  • Bangko
  • Batanghari
  • Bencana
  • Berita
  • Berita biasa
  • Bungo
  • Daerah
  • DPRD
  • DPRD Sungai Penuh
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Jambi
  • Jarijambi
  • Kejadian
  • Kepolisian Indonesia
  • Kerinci
  • Kerinci – Sungai Penuh
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kota Jambi
  • Kriminal
  • Merangin
  • Muaro Jambi
  • Muaro Jambi
  • Nasional
  • olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pariwisata
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Provinsi jambi
  • Sarolangun
  • Sungai Penuh
  • Tanjab Barat
  • Tanjung Jabung Barat
  • Tanjung Jabung Timur
  • Tebo
  • Terkini
  • Uncategorized

Follow Us

Recent News

Bakal Dihadiri 25 Provinsi, Batam Terpilih Jadi Tuan Rumah Rakernas PJS

Bakal Dihadiri 25 Provinsi, Batam Terpilih Jadi Tuan Rumah Rakernas PJS

September 18, 2026
HMI: Ketika Kuliah Bukan Hanya Tentang Gelar

HMI: Ketika Kuliah Bukan Hanya Tentang Gelar

September 17, 2026
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Pedoman media saber
  • Partner

© 2021 jarijambi - depeloved by Ayoweb.

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Provinsi jambi
    • Kota Jambi
    • Tanjung Jabung Barat
    • Kerinci
    • Sungai Penuh
    • Muaro Jambi
    • Bangko
    • Merangin
    • Sarolangun
    • Tebo
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Bencana
  • Olahraga
  • Nasional

© 2021 jarijambi - depeloved by Ayoweb.