• Kode Etik
  • Redaksi
  • Pedoman media saber
  • Partner
Jendela Informasi Jambi
Kamis, Februari 19, 2026
ADVERTISEMENT
  • Home
  • Daerah
    • Provinsi jambi
    • Kota Jambi
    • Tanjung Jabung Barat
    • Kerinci
    • Sungai Penuh
    • Muaro Jambi
    • Bangko
    • Merangin
    • Sarolangun
    • Tebo
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Bencana
  • Olahraga
  • Nasional
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Provinsi jambi
    • Kota Jambi
    • Tanjung Jabung Barat
    • Kerinci
    • Sungai Penuh
    • Muaro Jambi
    • Bangko
    • Merangin
    • Sarolangun
    • Tebo
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Bencana
  • Olahraga
  • Nasional
No Result
View All Result
Jendela Informasi Jambi
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita

Lsm Lapen Sebut Banyak Bumdes Mangrak

Maret 22, 2021
in Berita
0
Lsm Lapen Sebut Banyak Bumdes Mangrak
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Jarijambi.com- Keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMdes) di Kabupaten Tanjab Barat diduga sangat memprihatinkan.

Bedasarkan infomasi dari 113 desa yang ada tersebar di berapa Kecamatan Kabupaten Tanjab Barat,hanya berapa desa yang memiliki BUMdes. Lebih parahnya lagi ada 19 BUMdes yang tidak aktif.

Terkait hal ini lagi-lagi kinerja jajaran Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Tanjab Barat mendapat sorotan dari berbagai elemen masyarakat.

Salah satu nya disampaikan seketaris (Sekjen) Komite Nasional Pemuda lndonesia (KNPI) Kabupaten Tanjab Barat,Lukman Norohim menyayangkan minimnya keberadaan BUMdes di Tanjab Barat.Padahal, BUMDes merupakan amanat UU No 6 Tahun 2014 Tentang Desa dan Permendes Nomor 4 tahun 2015 tentang Pendirian, Pengurusan dan Pengelolaan dan Pembubaran Badan Usaha Milik Desa.

“BUMDes sebagai badan usaha, seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh Desa melalui penyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan desa,” ujar Lukman,Senin (22/3/2021).

Sambung Lukman , BUMdes di Tanjab Barat semestinya harus aktif dan berperan di tengah masyarakat desa. Karna Bumdes pengembangan usaha desa serta meningkatkan perekonomian desa , membuka lapangan pekerjaan kerjasama antar desa dan pihak ketiga menciptakan peluang dan jaringan pasar meningkatkan pendapatan masyarakat dan PAD.

“BUMDes menjadi tulang punggung perekonomian pemerintahan desa guna mencapai peningkatan kesejahteraan warganya,” tambahnya.

Sementara ketua Ormas Laskar Pengawal Negeri (LAPEN) Erwin Choz,menangapi sejauh mana pembinaan yang dilakukan pihak PMD hingga masih ada BUMdes di Tanjab Barat tidak aktif dan berkembang.

“Seharusnya PMD selaku lening sektor perpanjangan tangan pemerintah harus peran aktif dan bisa inovatif agar BUMdes yang telah di amanahkan UUD bisa berjalan di desa-desa, terkait ini kita dari Ormas beharap pemerintah dalam hal ini Bupati dan wakil Bupati Tanjab Barat untuk mengevaluasi kinerja PMD,” ujarnya.

Agar tidak ada lagi BUMdes di desa yang tidak aktif,sehingga dapat bermanfaat dan di rasakan bagi kesejahteraan warga desa,”imbuhnya.

Terpisah Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Tanjab Barat H. Noor Setyo Budi, S.Sos. dikonfirmasi melalui via telepon seluler pribadinya terkait hal ini mengatakan,kita memiliki sebanyak 114 desa yang memiliki BUMdes 113 desa ,yang terdiri BUMdes yang aktif 94, diantaranya BUMdes mandiri 1, BUMdes maju 3, BUMdes berkembang 32 dan BUMdes tidak berkembang 77,”terangnya.

Sedangkan untuk Pembinaan telah dilakukan melalui telekomunikasi telp dan WA, sosialisasi dan evaluasi di dinas pmd serta memenuhi undanagan desa terhadap pembinaan BUMdes,”tambahnya.

Ditanya Apa penyebab sebagian BUMdes tidak berkembang, tidak aktif dan tidak maju? “menurut ia tidak berkembang dikarenakan pemilihan usaha yang tidak pas, seperti sewa tenda, penjualan gas dan ambulan desa.

langkah kita akan lakukan Pembinaan kembali ke kepada desa pada saat evaluasi tahun 2020 untuk meninjau kembali jenis usaha, atau penambahan modal untuk usaha BUMdes yang ada, misal sewa tenda dilengkapi sehingga menjadi EO,” sambungnya.

Disentil Sejak kapan BUMdes di bentuk,? “Katanya saya tugas di PMD tahun 2020,BUMdes dibentuk mulai tahun 2016, pembentukannyo secara bertahap.

Di sigung sekian tahun BUMdes mana saja yang dibentuk yang aktif,maju dan berkembang dari 13 Kecamatan Kabupaten Tanjab Barat itu.”katanya soal data tersebut , tunggu anak buahnya.

Lebih jelasnya , untuk BUMdes kata gori mandiri ada 1 yang berada didesa delima dan kata gori BUMdes maju ada 3 yakni didesa purwodadi, dataran kempas dan desa dusun mudo. sisanya tersebar di 13 kecamatan, sementara satu desa angkunya belum terbentuk BUMdes.yak itu berada di desa Teluk Ketapang Kecamatan Senyerang,” pungkasnya.(*)

ADVERTISEMENT
Previous Post

Personel Kodim 0417/ Kerinci Terima Suntik Vaksin Tahap ke Dua

Next Post

MK Kabulkan Permohonan Cek Endra Soal PSU di Pilkada Jambi

Related Posts

MILAD HMI: Merawat Kegelisahan, Menjaga Keberpihakan
Opini

MILAD HMI: Merawat Kegelisahan, Menjaga Keberpihakan

Februari 5, 2026
Ketua PERMAHI Jambi Serukan Jambi Darurat PETI!
Opini

Ketua PERMAHI Jambi Serukan Jambi Darurat PETI!

Januari 21, 2026
Pilkada oleh DPRD: Alarm Bagi Demokrasi dan Hilangnya Politik Gagasan
Opini

Pilkada oleh DPRD: Alarm Bagi Demokrasi dan Hilangnya Politik Gagasan

Januari 7, 2026
Persatuan Tarbiyah Islamiyah: Suara Pendidikan Islam dari Ranah Minang ke Seantero Nusantara
Opini

Persatuan Tarbiyah Islamiyah: Suara Pendidikan Islam dari Ranah Minang ke Seantero Nusantara

Oktober 23, 2025
Indonesia Merdeka atau Indonesia Mereka?
Opini

Indonesia Merdeka atau Indonesia Mereka?

Agustus 14, 2025
Jika Marcus Aurellius adalah tetangga Anda. Apa yang anda lakukan?
Opini

Jika Marcus Aurellius adalah tetangga Anda. Apa yang anda lakukan?

Juli 13, 2025
Next Post
MK Kabulkan Permohonan Cek Endra Soal PSU di Pilkada Jambi

MK Kabulkan Permohonan Cek Endra Soal PSU di Pilkada Jambi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

  • Gubernur Al Haris: Pemberian Gelar Adat Wujud Penghargaan dan Doa

    Gubernur Al Haris: Pemberian Gelar Adat Wujud Penghargaan dan Doa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jendela Informasi Jambi

Follow Us

Browse by Category

  • Bangko
  • Batanghari
  • Bencana
  • Berita
  • Berita biasa
  • Bungo
  • Daerah
  • DPRD
  • DPRD Sungai Penuh
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Jambi
  • Jarijambi
  • Kejadian
  • Kepolisian Indonesia
  • Kerinci
  • Kerinci – Sungai Penuh
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kota Jambi
  • Kriminal
  • Merangin
  • Muaro Jambi
  • Muaro Jambi
  • Nasional
  • olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pariwisata
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Provinsi jambi
  • Sarolangun
  • Sungai Penuh
  • Tanjab Barat
  • Tanjung Jabung Barat
  • Tanjung Jabung Timur
  • Tebo
  • Terkini
  • Uncategorized

Recent News

Masyarakat Dukung Pembangunan Koperasi Merah Putih di Desa Koto Baru 

Masyarakat Dukung Pembangunan Koperasi Merah Putih di Desa Koto Baru 

Februari 18, 2026
Konsisten Kelola Reputasi Strategis, PHR Zona 1 Raih Lima Penghargaan PRIA Awards 2026

Konsisten Kelola Reputasi Strategis, PHR Zona 1 Raih Lima Penghargaan PRIA Awards 2026

Februari 17, 2026
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Pedoman media saber
  • Partner

© 2021 jarijambi - depeloved by Ayoweb.

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Provinsi jambi
    • Kota Jambi
    • Tanjung Jabung Barat
    • Kerinci
    • Sungai Penuh
    • Muaro Jambi
    • Bangko
    • Merangin
    • Sarolangun
    • Tebo
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Bencana
  • Olahraga
  • Nasional

© 2021 jarijambi - depeloved by Ayoweb.