JARIJAMBI.COM, TANJAB BARAT — Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hamdani, S.E dari Fraksi PDI-Perjuangan dapat menghadiri undangan Pertandingan Partai Final Open Turnamen Sepakbola Raja Machmud Cup II sekaligus Penutupan secara Resmi oleh Bapak Bupati Indragiri Hilir, Riau (H. Herman, S.E., M.T).
Kegiatan dilaksanakan pada Hari Sabtu (24/10/2026), pada Pukul 15.00 WIB s/d selesai, bertempat di Stadion Raja Machmud, Selensen Kecamatan Kemuning, Riau.
Pada kesempatan ini, Ketua DPRD Tanjab Barat Hamdani, S.E langsung diberikan kesempatan oleh Panitia untuk memberikan Hadiah Juara II Raja Machmud Cup II Tahun 2026.
Adapun yang memperoleh Juara pada Open Turnamen Sepakbola Raja Machmud Cup II Tahun 2026, yaitu:
Juara I : Raja Machmud FC (Selensen, Riau)
Juara II : Armed FC (Simpang Rambutan, Jambi)
Juara III : HN FC (Belilas, Riau)
Juara IV : 2R FC (Keritang, Riau)
Penyerang Raja Machmud FC, Edi Bayo, tampil dominan sepanjang ajang dan meraih gelar pencetak gol terbanyak selama turnamen berlangsung. Acara ini juga dihadiri ribuan suporter yang memadati Stadion Raja Machmud, Selensen, Kecamatan Kemuning, Riau.
Hamdani, yang merupakan legislator dari Fraksi PDI Perjuangan, hadir atas undangan panitia penyelenggara. Ia mengapresiasi panitia pelaksana dan Pemerintah Kelurahan Selensen yang telah menyelenggarakan turnamen hingga partai puncak dengan lancar dan mendapat sambutan positif dari masyarakat.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada panitia dan Pemerintah Kelurahan Selensen yang telah mengundang saya untuk hadir pada partai final Open Turnamen Raja Machmud Cup II. Antusiasme masyarakat yang begitu besar menunjukkan bahwa olahraga masih menjadi pemersatu sekaligus hiburan yang positif bagi masyarakat,” ujar Hamdani.
Menurutnya, turnamen sepak bola seperti Raja Machmud Cup II tidak sekadar menjadi ajang kompetisi untuk memperebutkan gelar juara. Lebih dari itu, kegiatan tersebut memiliki peran penting dalam membangun semangat sportivitas, mempererat persaudaraan, serta membuka peluang bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat dan kemampuan di bidang olahraga.
Ia menilai, kompetisi yang digelar secara konsisten dapat menjadi sarana pembinaan atlet, khususnya pesepak bola muda, agar memiliki kesempatan mengasah kemampuan dan meraih prestasi pada tingkat yang lebih tinggi.
Selain memberikan manfaat di bidang olahraga, penyelenggaraan turnamen juga dinilai mampu mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.
Kehadiran ribuan penonton memberikan peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), termasuk pedagang di sekitar stadion, untuk meningkatkan penjualan selama pertandingan berlangsung.
“Kita berharap event olahraga seperti ini terus hidup dan berkembang. Selain menjadi sarana pembinaan atlet serta mempererat kebersamaan, kegiatan ini juga memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat, khususnya para pedagang yang berjualan di sekitar stadion,” tambahnya.
Open Turnamen Raja Machmud Cup II tahun ini menyediakan total hadiah sebesar Rp100 juta berupa trofi dan uang pembinaan bagi empat tim terbaik.
Berdasarkan hasil akhir kompetisi, Club Raja Machmud berhasil meraih juara pertama dengan hadiah Rp50 juta. Posisi kedua ditempati Club Armed yang memperoleh Rp25 juta, disusul Club HN sebagai juara ketiga dengan hadiah Rp15 juta. Sementara itu, Club 2R menempati posisi keempat dan menerima hadiah Rp10 juta.
Keberhasilan Club Raja Machmud meraih gelar juara menjadi penutup rangkaian kompetisi yang diikuti sejumlah klub sepak bola tersebut.
Penyelenggaraan Raja Machmud Cup II diharapkan dapat menjadi motivasi bagi berbagai pihak untuk terus mendukung kegiatan olahraga di daerah.
Dengan kompetisi yang berkesinambungan, turnamen sepak bola diharapkan tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga memperkuat hubungan sosial dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Dukungan dari pemerintah, pemangku kepentingan, dan masyarakat menjadi faktor penting agar kegiatan serupa dapat terus berkembang serta memberikan kontribusi positif bagi kemajuan olahraga dan kesejahteraan warga. (*)










