JARIJAMBI.COM, KERINCI — Kunjungan kerja di PT Bukaka ini, kekerinci dengan menggunakan pesawat pribadi dan sekitar pukul 09,35 Wib, pesawat jenis poker mendarat dilapangan Bandara Perintis Depati Parbo Hiang, kemarin, Ketika turun ditangga Pesawat terlihat Bapak Yusuf Kalla didamping Gubernur Jambi Al Haris serta rombongan.
Kedatangan Rombongan Bapak Yusuf Kalla ,dibandara Perintis Depati Parbo Hiang, sejak dari pukul 08.00 Wib, diraungan bandara, sudah ditunggu oleh Bupati Kerinci, H Adirozal, Wali Kota Sungai Penuh Ahmadi Zubir, Dandim 0417 Kerinci Letkol Inf Andi Irawan,SH. Kapolres Kerinci AKBP Patria Yuda Rahadian, SIK, MIK serta Kepala Divisi Humas dan CSR PT Kerinci Merangin Hidro Aslori Ilham.
‘’Kunjungan Bapak Yusuf Kalla, kali ini untuk mengetahui kondisi kemajuan Fisik pembangunan PLTA Batang Merangin dilapangan. sesuai dengan rencana bahwa pada tahun 2025 mendatang Pembangunan Fisik PLTA Batang meragin sudah dapat dirampungkan serta sudah bisa diuji coba pengoperasiannya,” Jelas Aslori.
‘’Selama diloksi PLTA Batang Meragin, Bapak Yusuf Kalla menijau langsung beberap titik yang sedang dikerjakan, sekaligus mendapat penjelasan, tahap-tahap pelaksanaan serta rencana yang akan dikerjakan. dikesempatan Itu juga Bapak Yusuf Kalla memberikan arahan, kepada seluruh Manajemen Pelaksana dan pelaksanaan pekerjaan fisik harus sesuai dengan jadwal,” lanjut Aslori.
Lebih Lanjut Aslori Ilham, juga menjelaskan bahwa peyelesaian pembangunan Fisik PLTA Batang Meragin yang dikerjakan oleh PT.KHM, sesuai dengan arahan dari Bapak Yusuf Kalla
‘’Sesuai dengan rencana PLTA Batang Merangin, nantinya akan mampu mengsuplai listrik untuk 4 (empat) Provinsi yakni Jambi bagian barat dan Sumatera Barat, Sumatera Selatan dan Provinsi Bengkulu,” terang Aslori
‘’Untuk mencukupi kebutuahn listrik ke 4 Provinsi itu, PTKMH akan dilengkapi dengan 4 (empat) unit pembangkit, terdiri dari turbin berkapasitas 89,3 MW Vertical Francis Turbine, 103 MVA Generator dan 110 MVA, Main Transformer 16,5 / 150 kV,” Jelasnya
‘’Tenaga untuk menggerakkan ke 4 Turbin Pembangkit Listrik Tenaga Air tersebut, dibutuhkan debit air rata-rata dari Sungai Batang Merangin sekitar 59,4 m3 / detik atau dengan tangkapan air seluas 1.355 Km2 dari dasar sungai antara Danau Kerinci dan bendungan yang terletak di daerah tangkapan memiliki luas tangkapan 393 km2. Memang Pembangkit 4 turbin PLTA Batang Merangin sangat tergantung debit Sungai Batang Merangin dan Danau Kerinci untuk daerah tangkapan airnya,” pungkas Asroli. (*JON)