JARIJAMBI.COM, TANJAB BARAT – Musibah kebakaran pemukiman kembali melanda wilayah Kecamatan Tungkal Ilir dua pekan berturut-turut. Tepat sepekan setelah insiden di kawasan Masjid Al-Amin, api kembali berkobar sesaat usai shalat Jumat di Jalan Namira, RT 10, Kelurahan Sungai Nibung, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jumat (23/10/2026).
Menerima laporan usai sholat jumat, Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., langsung turun ke lokasi untuk memimpin penanganan darurat. Musibah ini menghanguskan 6 unit rumah (bedeng 2 pintu), serta menyebabkan 2 unit rumah rusak ringan, yang berdampak pada 8 Kartu Keluarga dengan total 27 jiwa.
Ditemui di lokasi usai pemadaman, Bupati Anwar Sadat menyampaikan rasa duka mendalam sekaligus mengapresiasi kesiapsiagaan personil gabungan Damkar, BPBD, TNI, Polri, Satpol PP, PMI dan masyarakat sekitar. Dalam kesempatan tersebut, Bupati memberikan instruksi tegas terkait langkah penanganan pascabencana.
“Saya minta jajaran dinas kesehatan dan perawat bergerak cepat menyisir balita, anak-anak, serta lansia yang membutuhkan pertolongan pertama. Apabila ada korban yang memerlukan tindakan medis lanjutan, segera rujuk dan tangani di RSUD KH. Daud Arif Kuala Tungkal,” tegas Bupati.
Selain penanganan medis, Bupati menekankan pentingnya pengamanan aset warga serta pembenahan infrastruktur pemukiman padat karya.
“Saya perintahkan kepada Ketua RT, Lurah, dan mohon bantuan pihak Kapolsek untuk bersama-sama mengamankan barang-barang warga yang tadi sempat dievakuasi saat kebakaran. Kepada pihak PLN, saya minta jaringan kabel listrik dirapikan dan dilakukan penambahan tiang listrik untuk mengantisipasi potensi kebakaran serupa,” ujarnya.
Bupati juga memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat akan menyalurkan bantuan tanggap darurat bagi para korban dalam waktu dekat.
“Kami dari pemerintah daerah akan kembali lagi ke sini untuk menyalurkan bantuan langsung kepada seluruh warga terdampak. Saya mengingatkan kembali kepada seluruh masyarakat agar selalu waspada, pastikan aliran listrik dan kondisi rumah dalam keadaan aman, terutama saat ditinggalkan dalam keadaan kosong,” pungkasnya. (*)










